Dalam Jelma Angin dan lain-lain

24/11/2023

 

Dalam Jelma Angin

: endah w

 

sepi

bercakap-cakap kepadaku

ia berhasil perlihatkan warnanya

di halaman rumah tua

yang tak berjendela ini

 

dan engkau

mendaras tiba-tiba

 

menanda penantian

dari atas kunjunganmu

dalam jelma angin

kau telah sempurna

sebentuk puisi tuhan

 

2023

 

 

Taman Hutan (1)

                        : endah w

 

di bawah mahoni

bersama kupu-kupu putih

engkau ikrarkan janji

dengan frasa yang tak terkatakan

dalam kilas pecah kepingan matahari

jatuh melalui celah rimbunan

yang disambut seyummu

 

2023

 

 

Cermin Pelacur

 

Si gadis berdiri di depan cermin kamarnya

ia bercerita dengan dirinya yang lain.

Dan setelah mendengar ceritanya sendiri

Ia tidak menangis dengan kisah sedihnya

Ia tidak tertawa dengan kisahnya yang bahagia

Ia hanya tertenung

Sebab tak mengerti arti makna kecantikannya

 

2023

 

 

Dua Wajah

 

seolah punya wajah ke dua

ia cuma tak kenal dirinya

yang berada di balik cermin

 

tapi latar di belakang sosoknya itu

terbentang dunia

yang merupakan perayaan

sekaligus hidangan

untuk saat-saat paling buta

yaitu tawa palsu para boneka

 

2023

 

 

Taman Hutan (2)

 

ranggas pohonan

reranting bersisian

membelikat

hanya lambai alang-alang

mengabarkan padanya

akan dongeng kehidupan

 

seekor kupu-kupu kecil

meliuk di antara

sela kakiku

mengemis

namun menolak untuk ditangkap

 

2023

 

 

Kerisauan

 

dunia berantakan

 

pertanyaan tak terbatas

rekah pada benak

 

2023

 

 

Malam Kota

 

kepalamu yang malam

telah hitam

                 

sepi bergegas mengisapmu

tanpa purnama

sunyi berlalu-lalang mengitari

membeban segala berat

dalam dada

aku terbuang

ke lorong-lorong gang

 

serupa

di sebuah sudut

seekor tikus

cecah

terlindas roda

lena di tepi jalan asing

 

lalu terdengar

suara lirih tak utuh

belulang retak

oleh gigi kucing liar

 

2023

 

 

Tak Bersemi Musim

 

tubuh kita kosong

tak bersemi musim

kita sendirian

terlanskap di lukisan luka

 

2023

 

 

 

Dion R. Prasetiawan. Bertempat tinggal di Pekanbaru. Pegiat sastra di komunitas Suku Seni Riau. Beberapa karyanya pernah ditayangkan dibeberapa media massa.