Judul: Amangkurat: Cinta Semerah Darah
Penulis: Ade Mulyono
Ukuran Buku: 13 x 20 | 213 hlm.
Kategori:Kumpulan Cerpen
Tahun: 2026
Di pengasingannya, Raden Mas Sayidin jatuh sakit setelah mendengar kabar kematian perempuan yang sangat dicintainya. Ia pun segera memerintahkan abdi dalemnya untuk menurunkan istri sang Tumanggung dari tiang gantungan untuk dikuburkan dengan layak dan penuh hormat.
Setelah peristiwa itu, bertahun-tahun lamanya Raden Mas Sayidin menanggung kesedihan yang begitu dalam. Kematian kekasihnya telah membawa separuh kebahagiaannya. Ia sadar, kematian perempuan yang amat dicintainya telah menghapus eloknya cinta yang terbangun dalam angannya. Hanya dendam kesumatlah yang membuat ia tetap bertahan menjalani hidup yang kelewat pahit. Setiap malam ia selalu berdoa dengan kata-kata yang belum pernah dipanjatkan sebelumnya: cintaku padamu, Kekasihku, semarah darah. Dendamku pada Wiroguno tak akan pernah padam.